Daily Archives: November 27, 2015

  • 0

Blogging dengan XAMPP

Category : Uncategorized

Kelebihan Blogging dengan menggunakan xampp? Pertamax, yang perlu dibongkar apa itu xampp? Secara singkat xampp : sebuah aplikasi yang mengintegrasikan beberapa service :
X : dapat berjalan diberbagai Sistem Operasi, so X bisa berarti Windows, Linux, Mac OS dll
A : Apache sbg web server,
M : Mysql sebagai Database Server,
P : PHP (bukan Pemberi Harapan Palsu) tetapi bahasa pemrograman web based yang berjalan disisi server (Server Side Programming), dan
P : Perl (Practical Extraction and Reporting Language) untuk membuat otomasi sistem

Saya kira dengan xampp, kita dapat dengan mudah membuat komputer kita menjadi webserver lengkap dengan database mysql dan phpmyadmin tanpa harus bersusah payah menginstal masing-masing service tsb (cara instant). Untuk yang mau expert di bidang Admin server kita dapat mengistalasi LAMPP : Linux, Apache, Mysql, PHP, Perl, PhpMyadmin dll secara masing-masing sehingga kita bisa belajar lebih detail dari masing2 service/aplikasi tsb.

Nah kalo sudah terpasang XAMPP/LAMPP, kita bisa memasang Aplikasi untuk membuat Blog (silakan diunduh salah satu aplikasi untuk membuat blog (WordPress) yang secara gratis dapat diunduh. Sehingga kita dapat membuat Blog secara lokal di komputer kita (localhost) tanpa harus terkoneksi dengan internet. Sehingga dapat di-kustemisasi, diedit, diubah sesuai dengan selera tanpa menyebabkan labil ekonomi, karena harus membayar internet.

Nah, langkah selanjutnya tentu mempublikasikan karya seni kamu dalam mode online, meski hanya gratisan, setidaknya orang tahu, kalo kamu ada di dunia nyata dan dunia maya.

Lah, singkat amat mas pembahasannya? Itu Xampp download dimana ? Tanya mbah google. Cara nginstal Xampp gimana? Tinggal klik Tombol Ok dan Next. Cara menjalankan Xampp gimana? Jalankan Xampp Control Panel, klik tombol start service yang mau dijalankan. Untung sampeyan jawab mas. Kalo suruh tanya google lagi, ya udah ngga usah mampir lagi ke blog ini. Mohon maaf kalo pembahasannya singkat, ada beberapa alasan mengapa demikian :

  1. Pembaca itu pintar, makanya penulis ngga usah keminter, apalagi sok nggurui, itu yang penulis hindari
  2. Pembaca itu kadang sibuk, ngga punya waktu untuk membaca tulisan yang panjang lebar, apalagi muter-muter, jadi to the point aja.
  3. Pembaca itu kadang ngga mau repot, semuanya ingin yang praktis-praktis aja. Lha kok ribet mas caranya, mbok aku di-instal-ke, wani piro? Nah itu yang aku mau…Proyek-proyek…biar recehan aku rapopo. Nah kalo begini ya gagal misiku, berbagi ilmu.

Kepinginnya sih menulisnya lebih detail, lebih rinci, lebih jelas. Lha ngetik ki ternyata makan waktu, ya maaf kadang makanpun perlu waktu. Intinya gini, tidak semua orang memerlukan penjelasan detail, maunya singkat, padat, dan jelas.


-- Download Blogging dengan XAMPP as PDF --



  • 0

Teori Informasi

Category : Uncategorized

 

1.1. Definisi

Kode merupakan pemetaan dari sumber pesan (source messages) ke dalam  kode kata (codewords). Sumber pesan merupakan satuan dasar yang didalamnya terdapat string atau karakter yang direpresentasikan secara terpisah.

 

Contoh :

Source message Codeword source message Codeword
aa 000 A 0
bbb 001 b 1
cccc 010 C 10
ddddd 011 d 11
Eeeeee 100 E 100
fffffff 101 F 101
gggggggg 110 G 110
Space 111 Space 111

 

1.2. Encoding vs Kompresi

Encoding adalah proses pencuplikan dan penterjemahan dari sinyal analog ke representasi biner (digital)

Kompresi adalah proses pereduksian jumlah bit yang dibutuhkan untuk merepresentasikan sinyal secara digital.

 

1.3. PCM : Pulse Code Modulation

Merupakan Metode encoding yang paling sederhana

  • Hal ini bukan hanya untuk sinyal bicara (speech) tetapi speech hanya merupakan area penggunaan yang utama dari PCM
  • Bit rate yang diperlukan untuk mentrasmisikan kode dengan PCM adalah 64 Kbps atau 128 Kbps
  • Konversi Analog ke Digital :
    • Sampling
    • Kuantisasi
    • Pembangkitan Code-word

Mengapa sinyal analog perlu dikonversi ke digital ? Bukankah dalam real world, sinyal informasi adalah sinyal analog? Untuk Selengkapnya Klik disini [pdf]


-- Download Teori Informasi as PDF --



  • 0

Keamanan Jaringan

Category : Uncategorized

DASAR TEORI
Server tugasnya adalah melayani client dengan menyediakan service yang dibutuhkan. Server menyediakan service dengan bermacam-macam kemampuan, baik untuk lokal maupun remote. Server listening pada suatu port dan menunggu incomming connection ke port. Koneksi bisa berupa lokal maupuan remote. Port sebenarnya suatu alamat pada stack jaringan kernel, sebagai cara dimana transport layer mengelola koneksi dan melakukan pertukaran data antar komputer. Port yang terbuka mempunyai resiko terkait dengan exploit. Perlu dikelola port mana yang perlu dibuka dan yang ditutup untuk mengurangi resiko terhadap exploit. Ada beberapa utility yang bisa dipakai untuk melakukan diagnosa terhadap sistem service dan port kita. Utility ini melakukan scanning terhadap sistem untuk mencari port mana saja yang terbuka, ada juga sekaligus memberikan laporan kelemahan sistem jika
port ini terbuka. Port Scanner merupakan program yang didesain untuk menemukan layanan (service) apa saja yang dijalankan pada host jaringan. Untuk mendapatkan akses ke host, cracker harus mengetahui titik-titik kelemahan yang ada. Sebagai contoh, apabila cracker sudah mengetahui bahwa host menjalankan proses ftp server, ia dapat menggunakan kelemahan-kelemahan yang ada pada ftp server untuk mendapatkan akses. Dari bagian ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa layanan yang tidak benar-benar diperlukan sebaiknya dihilangkan untuk memperkecil resiko keamanan yang mungkin terjadi.
Type Scanning
connect scan (-sT)
Jenis scan ini konek ke port sasaran dan menyelesaikan three-way handshake (SYN,SYN/ACK, dan ACK). Scan jenis ini mudah terdeteksi oleh sistem sasaran.
-sS (TCP SYN scan)
Paling populer dan merupakan scan default nmap. SYN scan juga sukar terdeteksi, karena  tidak menggunakan 3 way handshake secara lengkap, yang disebut sebagai teknik half open scanning. SYN scan juga efektif karena dapat membedakan 3 state port, yaitu open, filterd ataupun close. Teknik ini dikenal sebagai half-opening scanning karena
suatu koneksi penuh TCP tidak sampai terbentuk. Sebaliknya, suatu paket SYN dikirimkan ke port sasaran. Bila SYN/ACK diterima dari port sasaran, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa port itu berada dalam status LISTENING. Suatu RST/ACT akan dikirim oleh mesin yang melakukan scanning sehingga koneksi penuh
tidak akan terbentuk. Teknik ini bersifat siluman dibandingkan TCP connect penuh, dan tidak aka tercatat pada log sistem sasaran.
TCP FIN scan (-sF)
Teknik ini mengirim suatu paket FIN ke port sasaran. Berdasarkan RFC 793, sistem sasaran akan mengirim balik suatu RST untuk setiap port yang tertutup. Teknik ini hanya dapat dipakai pada stack TCP/IP berbasis UNIX.
TCP Xmas Tree scan (-sX)
Teknik ini mengirimkan suatu paket FIN, URG, dan PUSH ke port sasaran. Berdasarkan RFC 793, sistem sasaran akan mengembalikan suatu RST untuk semua port yang tertutup.
TCP Null scan (-sN)
Teknik ini membuat off semua flag. Berdasarkan RFC 793, sistem sasaran akan mengirim balik suatu RST untuk semua port yang tertutup.
TCP ACK scan (-sA)
Teknik ini digunakan untuk memetakan set aturan firewall. Dapat membantu menentukan apakah firewall itu merupakan suatu simple packet filter yang membolehkan hanya koneksi-koneksi tertentu (koneksi dengan bit set ACK) atau suatu firewall yang menjalankan advance packet filtering.
TCP Windows scan
Teknik ini dapat mendeteksi port-port terbuka maupun terfilter/tidak terfilter pada sistemsistem tertentu (sebagai contoh, AIX dan FreeBSD) sehubungan dengan anomali dari ukuran windows TCP yang dilaporkan.

TCP RPC scan
Teknik ini spesifik hanya pada system UNIX dan digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi port RPC (Remote Procedure Call) dan program serta normor versi yang berhubungan dengannya.
UDP scan (-sU)
Teknik ini mengirimkan suatu paket UDP ke port sasaran. Bila port sasaran memberikan respon berupa pesan (ICMP port unreachable) artinya port ini tertutup. Sebaliknya bila tidak menerima pesan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa port itu terbuka. Karena UDP dikenal sebagai connectionless protocol, akurasi teknik ini sangat bergantung pada banyak hal sehubungan dengan penggunaan jaringan dan system resource. Sebagai
tambahan, UDP scanning merupakan proses yang amat lambat apabila anda mencoba men-scan suatu perangkat yang menjalankan packet filtering berbeban tinggi.
Beberapa Tools dan cara scanning ke sistem
Netstat
Netstat merupakan utility yang powerfull untuk menngamati current state pada server, service apa yang listening untuk incomming connection, interface mana yang listening, siapa saja yang terhubung.
Nmap
Merupakan software scanner yang paling tua yang masih dipakai sampai sekarang.
Nessus
Nessus merupakan suatu tools yang powerfull untuk melihat kelemahan port yang ada pada komputer kita dan komputer lain. Nessus akan memberikan report secara lengkap apa kelemahan komputer kita dan bagaimana cara mengatasinya.
Contoh Scanning menggunakan nmap tipe tcp syn scan
# nmap -sT -v 192.168.0.10
Starting nmap 3.81 ( http://www.insecure.org/nmap/ ) at 2005-04-11
12:30 EDT
Initiating Connect() Scan against 192.168.0.10 [1663 ports] at 12:30
Discovered open port 3389/tcp on 192.168.0.10
Discovered open port 80/tcp on 192.168.0.10
Discovered open port 3306/tcp on 192.168.0.10
Discovered open port 445/tcp on 192.168.0.10
Discovered open port 139/tcp on 192.168.0.10
Discovered open port 520/tcp on 192.168.0.10
Discovered open port 135/tcp on 192.168.0.10
The Connect() Scan took 1.45s to scan 1663 total ports.
Host 192.168.0.10 appears to be up … good.
Interesting ports on 192.168.0.10:
(The 1656 ports scanned but not shown below are in state: closed)
PORT STATE SERVICE
80/tcp open http
135/tcp filtered msrpc
139/tcp filtered netbios-ssn
445/tcp open microsoft-ds
520/tcp open efs
3306/tcp open mysql
3389/tcp open ms-term-serv
MAC Address: 00:30:48:11:AB:5A (Supermicro Computer)
Nmap finished: 1 IP address (1 host up) scanned in 2.242 seconds

# nmap -sP 192.168.4.0/24
Option –sP merupakan salah satu type scanning dari Nmap berbasis ICMP, dimana umumnya dipergunakan untuk melakukan ping terhadap sejumlah IP sekaligus.
Mendeteksi OS dengan Nmap
# nmap -O no_ip_target
Pada dasarnya tcp SYN melakukan half koneksi ke target dan secara berulang-ulang mencari port yang terbuka

nmap


-- Download Keamanan Jaringan as PDF --



  • 0

Teladan dari Guru Ki Hadjar Dewantara

Category : Uncategorized

Semangat pagi rekans, masih dalam suasana hari guru :
Ki Hadjar Dewantara memberi teladan kepemimpinan “Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani” yang berarti figur seseorang yang baik adalah disamping menjadi suri tauladan atau panutan, tetapi juga harus mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral dari belakang agar orang – orang disekitarnya dapat merasa situasi yang baik dan bersahabat . Sehingga kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat di masyarakat.

Memimpin dengan contoh yang di dorong oleh tujuan akan berdampak positif bagi masyarakat luas.


-- Download Teladan dari Guru Ki Hadjar Dewantara as PDF --



Recent Comments

    Archives