Sang Juara tidak hadir dengan tiba-tiba?

  • 0

Sang Juara tidak hadir dengan tiba-tiba?

Category : Uncategorized

Lingkungan pendidikan, idealnya sarat (penuh) dengan suasana akademik, suasana ilmiah, lengkap dengan rangkaian kegiatan yang memacu semangat kreativitas dan kompetisi untuk bersaing secara sehat dan sportif dan pada akhirnya menjadi pemenang.
Tentu untuk menjadi sang juara tidak sesederhana dan sesingkat tulisan diatas. Beberapa pertanyaan yang muncul adalah :
1. Sudahkah kita menciptakan suasana berkompetisi tersebut?
2. Sudahkah kita mendorong anak didik kita untuk mengikuti kompetisi-kompetisi yang ada di luar sana?
3. Sudahkah kita memberikan contoh dengan mengikuti kompetisi yang ada?
4. Sudahkah kuta memfasilitasi anak didik kita untuk mempersiapkan diri untuk berkompetisi diluar?
5. Sudahkah ini yang terpenting, memberikan arahan pendampingan pembekalan bimbingan agar anak didik kita mengikuti kompetisi di luar?
Kebanyakan kita dan anak didik kita kurang percaya diri untuk tampil dan bertanding di luar sana? Mengapa? Ibaratnya kita bagaikan macan yang lama dikandang. Macan Ompong? Tidak juga bahkan giginya lengkap cenderung rapi dan bersih. Tapi karena kebiasaan makannya disuapin, yang terjadi adalah tidak ada semangat untuk fight ketika dilepas dialam bebas? Karena tidak dibiasakan untuk fight ( pantang menyerah=semangatnya pejuang). Kita bisa belajar dari filosofi imunisasi, tumbuh kita dipaksa untuk melawan penyakit/virus/bakteri yang sengaja dimasukkan dalam tubuh kita. Kata kuncinya dipaksa. Kita harus dipaksa dan terpaksa berkompetisi untuk survive. Ala bisa karena biasa. Kalo belum biasa ya kita paksa agar terbiasa.
Teringat dengan pesan guru saya, “Lebih baik mandi keringat saat latihan daripada mandi darah saat berperang (bertanding)”. Kita bisa balik ungkapan diatas, lebih baik kita berdarah-darah (sungguh2) saat latihan agar mandi keringat saat bertanding, dan berurai air mata disaat menang.

Terakhir, jangan takut kalah untuk jadi pemenang, hanya pecundang yang takut kalah yang berarti takut untuk menang. Orang yang tidak pernah kalah maka selamanya tidak akan pernah menang jika tidak pernah melawan ketakutan itu sendiri.

Facebook Comments

-- Download Sang Juara tidak hadir dengan tiba-tiba? as PDF --



Leave a Reply