Daily Archives: December 7, 2015

  • 0

  • 0

Kereta vs Metromini

Category : Uncategorized

Kecelakaan kereta (krl) vs metromini yang menelan korban 18 orang meninggal, termasuk sopir metromini menyisakan tanda tanya yang besar. Begitu mudahkah mengorbankan nyawa  orang? Begitu murahkah nyawa mereka? Siapa yang tahu didalam metromini tersebut terdapat guru/dosen yang begitu mulia mau mendidik dan mengajar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, disaat sedikit sekali orang yang mau melakukannya?  Mengapa itu terlalu sering terjadi? Apakah betul itu selalu salah sopirnya? Apakah begitu bodohnya sopir hingga mengorbankan nyawanya dan penumpangnya demi sesuatu yang nggak jelas? Apa benar itu semua hanya masalah kejar setoran? Apakah pihak Krl sudah menjalankan sistem yang tepat untuk mengamankan krl dan orang lain? Karena krl berlindung dibalik undang-undang yang merasa perlu diprioritaskan, dan merasa pihak yang selalu benar, dan sebaliknya sang sopir sebagai pihak yang selalu disalahkan dalam hal ini, walaupun sopirnya juga yang termasuk salah satu korban tewas. Hal ini ibarat sudah jatuh tertimpa tanda. Apakah ibarat itu akan selalu benar? Dalam artian bahwa orang yang naik tangga terus jatuh, pasti(selalu) tertimpa tanda? Untuk itu perlu dikaji ulang apakah sistem palang pintu di perlintasan sudah tepat penerapannya. Informasi yang berkembang, bahwa palang pintu belum menutup, kemudian bis metromini masuk, lantas mogok, sementara krl sudah dekat. Bagaimana bisa? Dan sistem listrik di krl, memberikan efek magnet di rel, dan mempengaruhi jalannta mesin metro mini yang mengakibatkan mogok. Sudahkah pihak krl melakuikan kajian efek magnet tersebut pada mesin? Janganlah krl selalu berargumen bahwa ada atau tidak palang pintu ketika ada bunyi tanda kereta akan lewat kendaraan lain wajib berhenti. Pertanyaannya yang sebagai rambu-rambu itu palang pintu atau suara sirine yang ada di perlintasan kereta? Jadilah orang yang bijaksana dalam menanggapi setiap kejadian atau peristiwa. Bahwa penghakiman sopir selalu salah dalam hal ini, tidak sepenuhnya benar. Tidak ada satupun pihak yang meninginkan kejadian ini, semuanya sudah digariskan oleh Allah SWT. Namun kita sebagai manusia diwajibkan ubtuk selalu berusaha untuk memperbaiki setiap kekueangan dan kelemahan yang ada.
Terakhir, semoga korban meninggal seluruhnya diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya, dan semoga keluarga yang diberi kesabaran atas musibah ini. Aamiin


-- Download Kereta vs Metromini as PDF --



  • 0

Tidak dikurangi Rezeki, karena Sedekah

Category : Uncategorized

Prinsip berbagi itu ngga akan pernah rugi. Berbagi ilmu jelas, bukan berkurang malah bertambah. Bagaimana kalo berbagi harta (sedekah) ? Apakah berkurang? Secara matematik tentu berkurang. Tapi karena Allah telah memberikan ketentuan, “Barang siapa bersyukur maka akan ditambah nikmatnya, dan barang siapa kufur (ingkar) dengan nikmat Allah, maka sesungguhnya azab Allah sangat pedih”. Maka matematika berbeda, malah bertambah.

Salah satu cara mensyukuri nikmat adalah dengan berbagi sesama apalagi dengan fakir miskin dan anak yatim. Karena ada hak untuk fakir miskin dan anak yatim dari harta yang kita dapatkan minimal 2,5% wajib kita keluarkan untuk mereka.
Ini hanyalah masalah keyakinan dan keimanan, artinya ketika kita menyakini dan mengimani Allah, dan percaya dengan firman-Nya, maka sudah seharusnya kita rela dan ikhlas untuk berbagi, yang kemudian Allah akan menambah nikmat-Nya  kepada kita. Yakinlah kepada yang Maha Pemberi Rizki bahwa apa yang difirmankan itu benar. Yakinlah bahwa Allah pasti akan memenuhi janji-Nya. Semoga kita termasuk orang yang bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita. Aamiin.


-- Download Tidak dikurangi Rezeki, karena Sedekah as PDF --



Recent Comments

    Archives