Maut di Ujung BREXIT

  • 0

Maut di Ujung BREXIT

Category : Uncategorized

Sebelum saya memulai tulisan Maut di Ujung BREXIT ini ijinkan saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H, Mohon Maaf Lahir & Batin. Tak lupa saya turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya 15-17 pemudik diujung BREXIT karena terjebak macet. Suasana Lebaran yang seharusnya diisi dengan Rasa Bahagia, Suka Cita, tetapi malah dihiasi dengan suasana Duka Cita. Semoga korban yang meninggal dunia, diujung bulan Ramadhan, merupakan pertanda kusnul khotimah, Aamiin.

Maut di Ujung BREXIT

Maut di Ujung BREXIT

Saya juga turut prihatin untuk sauadara-saudara saya yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman (Mudik) yang harus terjebak macet berjam-jam, sama prihatinnya dengan saya dan keluarga yang tidak mendapatkan kesempatan untuk berlebaran di kampung halaman saya, sebuah kota kecil diujung timur Jawa Tengah, yaitu Sragen.

Mengapa ada Maut di Ujung BREXIT

Kejadian Maut di Ujung BREXIT ini seharusnya menjadi pelajaran untuk semua pihak, baik masyarakat, pemudik, aparat kepolisian maupun pemerintah. Semua pihak sudah seharusnya introspeksi diri, dan tidak hanya menyalahkan pemerintah. Mengapa ? Apakah selalu setiap kejadian atau musibah, selalu pemerintah yang salah? Apakah perlu setiap masalah kita harus saling tunjuk? Apakah selalu setiap macet di jalur mudik, pemudik selalu benar? Mari kita sama-sama ikut berpikir dan ikut mencari solusinya.

Sampai saat ini, pernahkah anda lihat mudik lebaran tidak macet? mengapa? Pernahkah kita berpikir keluar dari mainstream / berbeda dari kebanyakan orang ? Artinya apa? Saya akan kupas tuntas masalah ini satu per satu.

Masih ingatkah sejarah macetnya pantura saat mudik lebaran ? Sayapun mengalami mudik lebaran dengan terjebak macet di pantura, dan rasanya seperti apa? bawa-bawa anak-anak lagi. Itu saya bilang sejarah, karena tinggal kenangan, pemerintah sudah membangun tahap demi tahap jalan tol, trans jawa. Ketika sudah selesai jalan tol Cikapali maka semuanya berduyun-duyun mudik melalui tol, akibatnya pantura sepi dan sudah pasti lancar, itu yang saya alami mudik lebaran tahun lalu, dan sebaliknya yang mudik melalui tol sudah pasti terjebak macet? Itu salah siapa? Pemerintah? Ada dua pilihan disini jalur pantura atau tol, anda yang memutuskan sendiri dengan pertimbangan sendiri. Saya pun demikian, sehingga saya juga tidak perlu ikut-ikutan menyalahkan pemerintah karena terjebak macet di tol, karena saya memilih jalan saya sendiri, dengan pertimbangan sendiri, kenapa harus menyalahkan orang lain dalam hal ini pemerintah.

Dan ketika pemerintah konsisten untuk melakukan pembangunan infrastruktur jalan tol yang terus memberikan perkembangan yang menggembirakan, dengan terselesainya Tol Pejagan – Brebes, maka sudah dipastikan kemacetan bergeser kearah timur, dan seharusnya anda sebagai pengguna jalan tol pun sudah memikirkan hal ini? Taukah anda, pemudik lebaran tahun 2016 ini empat kali jumlahnya dari lebaran tahun 2015 lalu. Coba anda sedikit berpikir? memangnya jalan tolnya berapa jalur? Sekali lagi jangan lupakan pantura, itu jalan masih bisa dan layak digunakan, meski bergelombang, tapi masih nyaman digunakan. Jangan semua latah dan menumpuk di jalan tol.

Kesimpulan dari Maut di Ujung BREXIT

Kesimpulan yang bisa ditarik dari peristiwa Maut di Ujung BREXIT ini adalah setiap mudik lebaran sudah hampir pasti macet, dengan kemacetan yang terus semakin ketimur seiring dengan perkembangan terselesainya tol trans-jawa, dengan tingkat kemacetan yang bervariasi, tergantung semua pihak termasuk pemudik sendiri. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas termasuk pelopor untuk membuat jalannya pemudik lancar dengan membudayakan antri, bukan main serobot kiri kanan. Pilihlah berbagai moda transportasi mudik yang aman dan nyaman, tidak selalu dengan kendaraan pribadi.

Dan saran untuk pemerintah, terus konsisten dalam pembangunan infrastruktur jalan termasuk sarana pendukungnya, rest area dan spbu yang memadai, Dan untuk musim lebaran tahun depan diharapkan bisa lebih baik lagi, satu hal yang belum dioptimalkan adalah tol laut dengan menyediakan sarana kapal yang mengangkut kendaraan pribadi dari jakarta ke semarang dan surabaya, sehingga pemudik tidak lagi terjebak macet di tol trans-jawa. Kalau sudah seperti ini kurang apalagi pemerintah? Kalau sudah seperti itu hanya terima kasih yang dapat saya ucapkan. Jangan tanyakan apa yang sudah negara berikan pada anda, tapi tanyakan apa yang sudah anda berikan untuk negara? Semoga Maut di Ujung BREXIT tidak akan terulang lagi. Aamiin

 

Sekali lagi Mohon Maaf lahir & Batin.

Salam,

 

Suyatno

Facebook Comments

-- Download Maut di Ujung BREXIT as PDF --



Leave a Reply